Pada tahun 1854 Boole menemukan cara baru untuk berfikir dan
menjelaskan berbagai hal. Boole melihat adanya suatu pola dalam cara berfikir
kita yang memungkinkan untuk menciptakan “Logika Simbolis”. Suatu penalaran
berdasarkan pada manipulasi huruf-huruf dan lambang-lambang. Logika simbolis
menyerupai aljabar biasa.
Senin, 04 Juni 2018
Senin, 30 April 2018
Apa Itu XML
XML kependekan dari eXtensible Markup Language, dikembangkan
mulai tahun 1996 dan mendapatkan pengakuan dari W3C pada bulan Februari 1998.
Teknologi yang digunakan pada XML sebenarnya bukan teknologi baru, tapi
merupakan turunan dari SGML yang telah dikembangkan pada awal 80-an dan telah
banyak digunakan pada dokumentasi teknis proyek-proyek berskala besar. Ketika
HTML dikembangkan pada tahun 1990, para penggagas XML mengadopsi bagian paling
penting pada SGML dan dengan berpedoman pada pengembangan HTML menghasilkan
markup language yang tidak kalah hebatnya dengan SGML.
Bagian-Bagian dari Dokumen XML
Sebuah dokumen XML terdiri dari bagian bagian yang disebut dengan node. Node-node itu adalah :
- Root node yaitu node yang melingkupi keseluruhan dokumen. Dalam satu dokumen XML hanya ada satu root node. Node-node yang lainnya berada di dalam root node.
- Element node yaitu bagian dari dokumen XML yang ditandai dengan tag pembuka dan tag penutup, atau bisa juga sebuah tag tunggal elemen kosong seperti <anggota nama=”budi”/> . Root node biasa juga disebut root element
- Attribute note termasuk nama dan nilai atribut ditulis pada tag awal sebuah elemen atau pada tag tunggal.
- Text node, adalah text yang merupakan isi dari sebuah elemen, ditulis diantara tag pembuka dan tag penutup
- Comment node adalah baris yang tidak dieksekusi oleh parser
- Processing Instruction node, adalah perintah pengolahan dalam dokumen XML. Node ini ditandai awali dengan karakter <? Dan diakhiri dengan ?>. Tapi perlu diingat bahwa header standard XML <?xml version=”1.0” encoding=”iso-8859-1”?> bukanlah processing instruction node. Header standard bukanlah bagian dari hirarki pohon dokumen XML.
- NameSpace Node, node ini mewakili deklarasi namespace.
Sintaks XML
Dibandingkan dengan HTML, XML lebih cerewet. Kalau kita menulis
sebuah dokumen HTML, beberapa kesalahan penulisan masih ditolerir. Misalnya
kita menempatkan tag bersilangan seperti <p><b>Huruf
Tebal</p></b> meskipun tidak dianjurkan, HTML masih bisa bekerja dan menampilkan hasil seperti yang kita inginkan. Tidak demikian
dengan XML. Lebih jelasnya kita akan bahas di bawah bagaimana membuat dokumen
XML yang baik.
Heading standard untuk Document XML
Biasakanlah setiap membuat dokumen XML diawali dengan heading
standard XML. Formatnya adalah sebagai berikut:
<?xml version=”1.0” encoding=”iso-8859-1”?>
Dokumen XML harus memiliki Root tag
Sebuah dokumen XML yang baik harus memiliki root tag. Yaitu tag
yang melingkupi keseluruhan dari dokumen. Tag-tag yang lain, disebut child tag,
berada didalam root membentuk hirarki seperti gambar dibawah.
Apa Yang Dimaksud Futurebus+
Futurebus+ adalah standar bus asinkron berkinerja tinggi
yang dibuat oleh IEEE. Versi awal ini adalah untuk bus 32-bit yang ditujukan
agar tidak tergantung pada teknologi. EL524 – Organisasi Komputer. Komite
Futurebus+ telah mendefinisi-kan delapan persyaratan yang menjadi dasar
rancangan, Bus harus:
- Tidak tergantung pada arsitektur, prosesor, dan teknologi tertentu.
- Memiliki protokol transfer asinkron dasar.
- Mengizinkan protokol tersinkronisasi pada sumber untuk kebutuhan optional.
- Tidak berdasarkan pada teknologi tecanggih.
- Terdiri dari protokol-protokol paralel terdistribusi penuh dan arbitrasi, yang mendukung baik protocol circuit-switched maupun protokol split-transaction.
- Menyediakan dukungan bagi sistemsistem yang fault-tolerant dan yang memiliki reliabilitas tinggi.
- Menawarkan dukungan langsung terhadap memori berbasis cache yang dapat digunakan bersama.
- Memberikan definisi transportasi pesan yang kompatibel.
- Futurebus mendukung bus data 32 bit; Futurebus+ mendukung bus data dengan lebar 32, 64, 128, dan 256 bit.
- Futurebus mendukung protokol arbitrasi terdistribusi. Futurebus+ mendukung baik model terdistribusi maupun modle tersentralisasi.
- Hanya Futurebus+ yang mencakup field kemampuan 3 bit yang memungkinkan modul mendeklarasi-kan kemampuannya dalam mengakomodasi mode-mode utama transaksi bus.
- Future bus merupakan spesifikasi bus yang kompleks. Futurebus+ memberikan konsep-konsep inovatif dalam bidang rancangan bus. Akibatnya, standar meliputi sejumlah istilah-istilah baru dan diperbaharui yang akan dikenal dengan cepat dalam beberapa tahun mendatang.
Gambar Connector Future Bus
Sumber
https://saylhendra.files.wordpress.com
Apa Itu Bus PCI
Sejarah Bus PCI
Sesudah bus ISA, masih ada bus lain yang diperkenalkan di
pasar, yakni EISA
(Extended ISA), Micro Channel Bus, Local Bus, dan Video
Electronics Standards Association (VESA) Local Bus. Semua bus ini gagal di pasar karena
berbagai sebab. Hal ini mendorong intel untuk membuat bus baru yang dirasa mampu mengatasi
berbagai kendala, intel menyebut bus baru ini dengan PCI, akronim dari Peripheral
Component Interconnect. Berbasis pada Local Bus (yang cepat), Intel menyisipkan bus
lain (baru) antara CPU dengan bus I/O hingga identik dengan jembatan. Teknologi IC tidak
harus sederhana karena peningkatan teknologi dalam bidang IC akan dapat mengatasinya, serta dalam produksi massal akan dapat menekan harga.
Pada perkembangannya, PCI diadopsi menjadi standart industri
dan di bawah administrasi PCI Special Interest group (PCI-SIG). Oleh
PCI-SIG, definisi PCI diperluas menjadi konektor standar interface bus (slot) ekspansi.
Interface bus PCI adalah 64 bit dalam paket 32 bit (bandingkan dengan ISA, 16 bit). Untuk bisa memahami maksudnya diperlukan sedikit aritmatika. Bus
PCI berjalan pada 33 MHz dan mentransfer data 32 bit setiap pulsa clock. Namun pada pulsa
33 MHz ini adalah 30 nanodetik, sehingga jika digunakan pada komputer 486 memory
yang berkecepatan 70 nanodetik 9 pada memory jenis (FPM, Fast page Mode) atau 50
nanodetik (pada EDO, Extended Data Out) maka saat CPU akan mengambil data dari
RAM, CPU harus “menunggu”setidaknya tiga pulsa clock untuk mendapatkan data tersebut.
Dengan mentransfer datasetiap pulsa clock, bus PCI akan sama dengan interface 32
bit yang mana komponen sistem tersebut mentransfer dalam jalur 64 bit.
Karakteristik PCI
PCI (kepanjangan dari bahasa Inggris: Peripheral Component
Interconnect) adalah bus yang didesain untuk menangani beberapa perangkat keras. Standar
bus PCI ini dikembangkan oleh konsorsium PCI Special Interest Group yang dibentuk
oleh Intel Corporation dan beberapa perusahaan lainnya, pada tahun 1992. Tujuan
dibentuknya bus ini adalah untuk menggantikan Bus ISA/EISA yang sebelumnya digunakan dalam
komputer IBM PC atau kompatibelnya.
Peripheral Component Interconnect (PCI) merupakan bus yang
tidak tergantung prosesor dan berbandwidth yang dapat berfungsi sebagai bus mezzanine
atau bus peripheral.
Dibandingkan dengan spesifikasi bus lainnya, PCI memberikan
sistem yang lebih baik bagi subsistem I/O berkecepatan tinggi (misalnya, graphic display
adapter, network interface controller, disk controller, dll). Standar yang berlaku saat
ini mengizinkan penggunaan sampai 64 saluran data pada kecepatan 33 MHz, bagi kelajuan
transfer 264 Mbyte/detik, atau 2,112 Gbps. Namun bukan hanya kecepatannya saja yang
tinggi yang membuat PCI menarik. PCI khusus dirancang untuk memenuhi kebutuhan I/O
sistem yang modern secara ekonomi; PCI hanya memerlukan keping yang lebih sedikit
untuk mengimplementasikan dan mendukung bus lainnya yang dihubungkan ke bus PCI.
Intel mulai menerapkan PCI pada tahun 1990 untuk sistem
berbasis Pentiumnya. Segera Intel menerbitkan semua patent bagi domain publik dan
mempromosikan pembuatan himpunan industri, PCI SIG, untuk pembuatan lebih lanjut dan
memelihara kompatiblitas spesifikasi PCI. Hasilnya adalah bahwa PCI secara luas
diterima dan penggunaannya pada komputer pribadi, workstation, dan sistem server terus
meningkat. Versi saat ini, PCI 2.0, diterbitkan 1993. Karena spesifikasinya berada di dalam
domain publik dan didukung oleh industri microprosesor dan peripheral secara luas, PCI yang dibuat oleh vendor yang berlainan tetap kompatibel.
Spesifikasi bus PCI pertama kali dirilis pada bulan Juni 1992, sebagai
PCI vesi 1.0. Perkembangan selanjutnya dapat dilihat pada tabel berikut.
Keunggulan dan Kelemahan
Keunggulan : Kecepatan relatif tinggi dibanding sistem bus yang
lainya.
Kelemahan : Harga relative lebih mahal.
Sumber
http://elib.unikom.ac.id/
Senin, 16 April 2018
Sistem Bus
Pengertian Sistem Bus
Bus adalah jalur komunikasi yang dibagi pemakai suatu set kabel tunggal yang digunakan untuk menghubungkan berbagai sub sistem.
Karakteristik penting sebuah Bus adalah bahwa Bus merupakan media transmisi
yang dapat digunakan bersama. Sistem komputer terdiri dari sejumlah Bus yang
berlainan yang menyediakan jalan antara dua buah komponen pada bermacam-macam tingkatan
hirarki sistem komputer. Suatu komputer tersusun atas beberapa komponen penting seperti CPU, Memori, perangkat
Input/Output. Setiap komputer saling berhubungan membentuk kesatuan
fungsi.
Sistem
Bus adalah
penghubung bagi keseluruhan komponen komputer dalam menjalankan tugasnya.
Transfer data antar komponen komputer sangatlah mendominasi kerja suatu komputer. Data atau program yang tersimpan dalam memori dapat diakses dan
dieksekusi CPU melalui perantara Bus, begitu juga kita dapat melihat hasil
eksekusi melalui monitor juga menggunakan Sistem Bus.
Cara Kerja Sistem Bus
- Pada sistem komputer yang lebih maju, arsitektur komputernya akan lebih kompleks, sehingga untuk meningkatkan performa, digunakan beberapa buah Bus.
- Tiap Bus merupakan jalur data antara beberapa device yang berbeda. Dengan cara ini RAM, Prosesor, GPU (VGA AGP) dihubungkan oleh Bus utama berkecepatan tinggi yang lebih dikenal dengan nama FSB (Front Side Bus).
- Sementara perangkat lain yang lebih lambat dihubungkan oleh Bus yang berkecepatan lebih rendah dihubungkan dengan Bus lain yang lebih cepat sampai ke Bus utama. Untuk komunikasi antar Bus ini digunakan sebuah Bridge.
- Saluran Data
Saluran data memberikan lintasan bagi perpindahan data
antara dua modul sistem. Saluran ini secara kolektif disebut Bus data. Umumnya Bus data terdiri dari 8, 16, 32 saluran, jumlah saluran diakitakan denang lebar Bus data. Karena pada suatu saat tertentu masing-masing saluran hanya dapat
membawa 1 bit, maka jumlah saluran menentukan jumlah bit yang dapat dipindahkan
pada suatu saat. Lebar Bus data merupakan faktor penting dalam menentukan
kinerja sistem secara keseluruhan. Misalnya, bila Bus data lebarnya 8 bit, dan setiap
instruksi panjangnya 16 bit, maka CPU harus dua kali mengakses modul memori
dalam setiap siklus instruksinya.
- Saluran Alamat
Saluran alamat digunakan untuk menandakan sumber atau tujuan
data pada Bus data. Misalnya, bila CPU akan membaca sebuah word data dari
memori, maka CPU akan menaruh alamat word yang dimaksud pada saluran alamat.
Lebar bus alamat akan menentukan kapasitas memori maksimum sistem. Selain itu,
umumnya saluran alamat juga dipakai untuk mengalamati port-port input/outoput.
Biasanya, bit-bit berorde lebih tinggi dipakai untuk memilih lokasi memori atau
port I/O pada modul.
- Saluran Kontrol
Saluran kontrol digunakan untuk mengontrol akses ke saluran
alamat dan penggunaan data dan saluran alamat. Karena data dan saluran alamat
dipakai bersama oleh seluruh komponen, maka harus ada alat untuk mengontrol
penggunaannya. Sinyal-sinyal kontrol melakukan transmisi baik perintah maupun
informasi pewaktuan diantara modul-modul sistem. Sinyal-sinyal pewaktuan
menunjukkan validitas data dan informasi alamat. Sinyal-sinyal perintah
mespesifikasikan operasi-operasi yang akan dibentuk. Umumnya saluran kontrol
meliputi :
a. Memory
Write, Memerintahkan data pada Bus yang akan dituliskan ke dalam lokasi alamat.
b. Memory
Read, Memerintahkan data dari lokasi alamat ditempatkan pada Bus data.
c. I/O Write, Memerintahkan data pada bus dikirim ke lokasi port I/O.
d. I/O Read, Memerintahkan data dari port I/O ditempatkan pada Bus data.
e. Transfer ACK, Menunjukkan data telah
diterima dari Bus
atau data telah ditempatkan pada Bus.
f. Bus
Request, Menunjukkan bahwa modul memerlukan kontrol Bus.
g. Bus Grant, Menunjukkan modul yang melakukan request telah diberi hak mengontrol Bus.
h. Interrupt
Request, Menandakan adanya penangguhan interupsi dari modul.
i. Interrupt
ACK, Menunjukkan penangguhan interupsi telah diketahui CPU.
j. Clock, Kontrol untuk sinkronisasi operasi antar modul.
k. Reset, Digunakan untuk menginisialisasi seluruh modul.
Jenis - Jenis Sistem Bus
- Bus AGP (Accelerated Graphic Port)

Bus
ini merupakan bus yang didesain secara spesifik untuk kartu grafis. Bus ini
berjalan pada kecepatan 66 MHz (mode AGP 1x), 133 MHz (mode AGP 2x), atau 533
MHz (mode AGP 8x) pada lebar jalur 32-bit, sehingga bandwidth maksimum yang
dapat diraih adalah 2133 MByte/s. Umumnya, bus ini terkoneksi ke chipset
pengatur memori (Northbridge, Intel Memory Controller Hub, atau NVIDIA nForce
SPP). Sebuah sistem hanya dapat menampung satu buah bus AGP. Mulai tahun 2005,
saat PCI Express mulai marak digunakan, bus AGP ditinggalkan.

- Bus PCI (Peripherals Component Interconnect)

Bus
PCI tidak tergantung prosesor dan berfungsi sebagai bus peripheral. Bus ini
memiliki kinerja tinggi untuk sistem I/O berkecepatan tinggi. Bus ini berjalan
pada kecepatan 33 MHz dengan lebar lajur 32-bit. Bus ini ditemukan pada hampir
semua komputer PC yang beredar, dari mulai prosesor Intel 486 karena memang
banyak kartu yang menggunakan bus ini, bahkan hingga saat ini. Bus ini
dikontrol oleh chipset pengatur memori (northbridge, Intel MCH) atau
Southbridge (Intel ICH, atau NVIDIA nForce MCP).

- Bus EISA (Extended/Enhanced Industry Standard Architecture)

Bus
EISA (Extended/Enhanced Industry Standard Architecture) adalah sebuah bus I/O
yang diperkenalkan pada September 1988 sebagai respons dari peluncuran bus MCA
oleh IBM, mengingat IBM hendak "memonopoli" bus MCA dengan
mengharuskan pihak lain membayar royalti untuk mendapatkan lisensi MCA. Standar
ini dikembangkan oleh beberapa vendor IBM PC Compatible, selain IBM, meskipun
yang banyak menyumbang adalah Compaq Computer Corporation. Compaq jugalah yang
membentuk EISA Committee, sebuah organisasi nonprofit yang didesain secara
spesifik untuk mengatur pengembangan bus EISA.

- Bus MCA (Micro Channel Architecture)

Bus
MCA (Micro Channel Architecture) adalah sebuah bus I/O ber-bandwidth 32-bit
yang digunakan dalam beberapa komputer mikro. Bus ini dibuat oleh IBM yang
ditujukan untuk menggantikan bus ISA 8-bit/16-bit yang lambat, selain tentunya
untuk menghadapi masalah bottleneck yang terjadi akibat kecepatan prosesor yang
semakin tinggi tapi tidak diimbangi dengan kecepatan bus I/O. Komputer yang
menggunakan bus ini pun hanya sedikit, mengingat memang IBM mewajibkan para
vendor untuk membayar royalti kepada iBM untuk mendapatkan lisensi bus MCA.
Karena hal ini banyak vendor yang kurang setuju dengan IBM membuat "partai
oposisi", dengan membuat bus EISA.

- Bus SCSI (Small Computer System Interface)

SCSI merupakan set standar untuk menghubungkan secara fisik dan mentransfer Data
antara komputer dan periferal . SCSI mendefinisikan perintah, protokol
(komputer) dan antarmuka listrik dan optika . SCSI ini paling sering digunakan
untuk Cakram Keras, tetapi dapat menghubungkan berbagai perangkat lain,
termasuk pemindai dan drive CD . SCSI mendefinisikan set perintah secara
spesifik untuk jenis periferal, sesuatu yang "tidak diketahui –
unknown¬" sebagai salah satu jenis yang mengartikan bahwa secara Teori
dapat digunakan sebagai antarmuka ke hampir perangkat apapun, namun standar ini
sangat pragmatis dan ditujukan terhadap persyaratan komersial . Setiap
perangkat melekat pada bus komputer SCSI dengan cara yang sama, terhitung
sampai dengan 8 atau 16 perangkat yang dapat menempel pada bus komputer
tunggal.

- Bus USB (Universal Serial Bus)

Universal Serial Bus (USB) adalah standar bus serial untuk
perangkat penghubung, biasanya kepada komputer namun juga digunakan di
peralatan lainnya seperti konsol permainan, ponsel dan PDA. Sistem USB mempunyai desain yang asimetris, yang terdiri
dari pengontrol host dan beberapa peralatan terhubung yang berbentuk
"pohon" dengan menggunakan peralatan hub yang khusus. Desain USB ditujukan untuk menghilangkan perlunya penambahan
expansion card ke ISA komputer atau bus PCI, dan memperbaiki kemampuan
plug-and-play (pasang-dan-mainkan) dengan memperbolehkan peralatan-peralatan
ditukar atau ditambah ke sistem tanpa perlu mereboot komputer. Ketika USB
dipasang, Ia langsung dikenal sistem komputer dan memproses device driver yang
diperlukan untuk menjalankannya.

Bus ini merupakan Bus tercepat dalam sistem dan menjadi Bus inti dalam chipset dan motherboard. Bus ini utamanya digunakan oleh prosesor untuk meneruskan informasi dari prosesor ke cache atau memori utama ke chipset kontrolir memori (Northbridge, MCH, atau SPP). Bus ini juga terbagi atas beberapa macam, yakni Front-Side Bus, HyperTransport Bus, dan beberapa Bus lainnya. Sistem komputer selain Intel x86 mungkin memiliki Bus-nya sendiri-sendiri. Bus ini berjalan pada kecepatan 100 MHz, 133 MHz, 200 MHz, 266 MHz, 400 MHz, 533 MHz, 800 MHz, 1000 MHz atau 1066 MHz. Umumnya, Bus ini memiliki lebar lajur 64-bit, sehingga setiap detaknya ia mampu mentransfer 8 byte.

- Bus Processor

Bus ini merupakan Bus tercepat dalam sistem dan menjadi Bus inti dalam chipset dan motherboard. Bus ini utamanya digunakan oleh prosesor untuk meneruskan informasi dari prosesor ke cache atau memori utama ke chipset kontrolir memori (Northbridge, MCH, atau SPP). Bus ini juga terbagi atas beberapa macam, yakni Front-Side Bus, HyperTransport Bus, dan beberapa Bus lainnya. Sistem komputer selain Intel x86 mungkin memiliki Bus-nya sendiri-sendiri. Bus ini berjalan pada kecepatan 100 MHz, 133 MHz, 200 MHz, 266 MHz, 400 MHz, 533 MHz, 800 MHz, 1000 MHz atau 1066 MHz. Umumnya, Bus ini memiliki lebar lajur 64-bit, sehingga setiap detaknya ia mampu mentransfer 8 byte.
- Bus 1394

Bus yang mempunyai nama FireWire memiliki kecepatan tinggi
diatas SCSI dan PCI. Bus 1394 sangat cepat, murah, dan mudah untuk
diimplementasikan. Bus ini tidak hanya populer perangkat komputer tetapi juga
perangkat elektronik seperti Kamera Digital, VCR, dan Televisi.
Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Bus_sistem
http://fersanroom.blogspot.co.id
Langganan:
Postingan (Atom)










